sayidmachmoed
Utas oleh
 @sayidmachmoed

KISAH KH ABDURRAHMAN WAHID ( GUS DUR ) MEMBELA PARA HABAIB Tahun 1993, ada peristiwa terdasyat atas fitnah yang ditujukan kepada para Habib, yaitu sebuah statemen yang diucapkan oleh ketua MUI saat itu KH.Hasan Basri. Statemen itu di muat di surat kabar yg berbunyi

Foto dari @sayidmachmoed

“Tidak ada anak keturunan Rosululloh Saw di Indonesia bahkan di dunia, karena sudah dinyatakan terputus dikarenakan tidak adanya lagi keturunan Hasan dan Husen.”

Mendengar itu Habib Muhammad bin Ali al-Habsy Kwitang (saat itu beliau sedang sakit) memerintahkan Habib Nauval bin Jindan (Abah dari Habib Jindan bin Jindan) untuk membela kehormatan anak cucu Rasulullah SAW.

Apa daya Habib Nauval bin Jindan meski dr panggung ke panggung berceramah tdk meredakan kegaduhan Akhirnya Gus Dur mendengar kegaduhan ini, pada saat Habib Nauval bin Jindan mengadakan ceramah di satu tempat, Gus Dur datang dan berinisiatif utk bicara Gus Dur dgn tegas mengatakan

Hanya org bodoh yg mengatakan batu permata di bilang batu koral dan yg paling bodoh batu permata kok dihargakan batu kerikil, mereka para cucunya Rasulullah datang ke negeri ini merupakan karunia Tuhan yg terbesar dan hanya orang yang Kufur nikmat kalau tidak mau mensyukurinya.”

Sejak pembelaan Gus Dur diucapkan dan diviralka seketika kegaduhan hilang dan Para Habib diindonesia merasa bersyukur kehormatannya dibela Gus Dur Oleh sebab itu jangan pernah sakiti Gus Dur dan para Ulama NU yang menjaga keutuhan NKRI.

Tapi kenapa sekarang banyak kalangan para Habaib dan ulama-ulama yang lain mencaci Gus Dur dan menghujat NU Bahkan walaupun beliau sudah tiada masih aja yang menghujat beliau Kenapa NU difitnah kalau orang NU tidak menghormati para keturunan nabi? Itu salah besar

Allahumma Sholli a'la Sayyidina Muhammad wa ala alihi washobihi wasalim Jazzaakallaahu Khairan Semoga Allah menempatkannya KH Abdurrahman Wahid di surga Nya kelak Amin ya Raab 🤲🏿 Lahul Fatihah

Utas tidak lengkap? Coba Perbarui Utas
Baca di Twitter ↗️ Follow Twitter @bacautas ↗️
>